Program

Memperhatikan peta persoalan kehutanan, FORCI Development mengembangkan fokus pada isu-isu kepastian ruang investasi kehutanan, kepastian hak pengelolaan hutan, kehadiran intensitas pengelolaan hutan di tingkat tapak, dan pengarus-utamaan small scale forestry. Isu-isu sentral tersebut didekati melalui penguatan kapasitas kelembagaan pengelolaan hutan yang diwadahi dalam program -program sebagai berikut:

 

Program Penataan dan Penguatan Kapasitas Kelembagaan Kehutanan

Persoalan-persoalan pengelolaan hutan yang muncul hingga saat ini mencerminkan lemahnya kapasitas kelembagaan kehutanan. Lemahnya perencanaan kehutanan nasional membawa akibat ketidakpastian ruang investasi kehutanan dan ketidakjelasan hak pengelolaan hutan. Penataan dan penguatan kapasitas kelembagaan kehuta-nan dimaksudkan untuk membenahi kebijakan dan regulasi, membangun posisi dan peran masing-masing para pihak secara jelas, serta mengem-bangkan mekanisme relasi antar para pihak yang saling membangun manfaat

 

Program Pengembangan Standar dan Kompetensi Profesi Kehutanan

Untuk menyasar pada terbangunnya pe-nguatan kapasitas kelembagaan yang me-madai perlu didukung oleh sumberdaya manusia yang kapabel. Pengembangan standar sebagai acuan ukuran kinerja/perfor-ma profesi kehutanan merupakan kebutuhan yang tidak bisa dihindari bila ingin mendapat-kan sumberdaya manu-sia yang kompeten.   Program ini ditujukan bagi terbangunnya standar kompetensi dan munculnya profe-sional-profesional kehutanan pada berbagai ranah yang diperlukan pada pengelolaan sumberdaya hutan.

 

Program Fasilitasi Implementasi Best Management Practices

Konsepsi-konsepsi pengelolaan hutan yang telah  diimplementasikan pada berbagai tempat dan skala beragam menjadi sebuah pembelajaran yang menarik.  Program fasilitasi ini dimaksudkan untuk menguatkan kapasitas pengelolaan hutan dengan mengadopsi sebuah standar atau pengalaman pengelolaan sumberdaya hutan yang nyata-nyata telah memberikan output dan outcome yg tepat.  Standar dan pengalaman yang diadopsi tentunya akan diadaptasikan dengan lokalitas yang ada.

 

Publikasi

Semination dan publikasi adalah kekuatan pendukung utama dalam memenuhi outreaching nya. Para Hasil dan output yang dihasilkan dari berbagai kegiatan akan digabungkan menjadi semination bentuk lain dan kegiatan publikasi.