Serial Diskusi Nusantara ke-16

Pembicara Oleh: Dones Rinaldi

PROLOG

Undang-Undang Dasar 1945 dan Pancasila merupakan falsafah hidup dan landasan utama serta jiwa yang merupakan “nilai-nilai luhur bangsa” dalam bernegara dan berbangsa yang seharusnya mendasari semua tindakan dan laku anak bangsa dalam menjalani kehidupannya sebagai bagian yang tidak terlepaskan dari kemerdekaan individu dan kedaulatan sebuah bangsa dan negara.

Menyadari bahwa sebuah bangsa hanya bisa berdiri di atas daulat rakyat banyak, maka amanat dari falsafah dan landasan hidup serta berkehidupan tersebut menjadi penting sebagai amanah rakyat kepada setiap pemimpin yang diberi kekuasaan dan kewenangan dalam menyelenggarakan negara.

Pengelolaan sumberdaya hayati dan lingkungan telah diamanatkan dalam pasal 33 UUD 1945 bahwa ”Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat”. Pencapaian harapan idiil penyelenggaraan pembangunan bangsa dan negara untuk dapat memberikan keadilan dan kesejahteraan kepada rakyat hanya dapat apabila sila demi sila dari Pancasila juga menjadi pegangan yang utuh dalam hidup dan berkehidupan.

Pertambahan penduduk, peningkatan kebutuhan lahan pemukiman, sandang dan pangan masyarakat dan kegiatan-kegiatan pembangunan perekonomian serta kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi memerlukan ruang dalam pembangunan bangsa. Namun pada kenyataannya dalam penyelenggaraan negara dan pembangunan sampai saat telah banyak menimbulkan dampak negatif karena adanya kekeliruan dan kesalahan sistem dalam penggunaan ruang dan bentang alam sehingga menyebabkan makin meluasnya kerusakan sumberdaya hayati dan lingkungan.

Pada saat sekarang dampak langsung dan tidak langsung dari kerusakan sumberdaya alam dan lingkungan tersebut telah banyak dirasakan, antara lain banjir, longsor, kemarau, pencemaran udara, kenaikan suhu bumi (global warming), angin kencang dan puting beliung, kebakaran hutan, naiknya permukaan air bumi, kelangkaan air bersih, kepunahan jenis flora dan fauna yang sejalan kerusakan ekosistem-ekosistem alami. Fakta dan kenyataan terhadap kerusakan tersebut secara nyata dan aktual ada di hadapan kita semua sebagai putra bangsa. Ada sebuah pertanyaan yang mendasar dalam setiap kerusakan dan bencana yang terjadi, yaitu ”dimanakah ilmu pengetahuan dan teknologi yang baik yang selama ini telah dicapai oleh putra bangsa ini ?”

————

Bahan diskusi dapat didownload pada link di bawah:

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *